Politag Surabaya Resmi Bergabung dengan UNTAG Surabaya Sebagai Fakultas Vokasi

 

Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby
 

Tim Evaluasi Direktorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (KEMENRISTEKDIKTI) lakukan visitasi dalam rangka penyatuan Politeknik 17 Agustus 1945 (Politag) Surabaya dengan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Sabtu (19/1). Terselenggara di Meeting Room, Gedung Graha Wiyata lantai 1 Untag Surabaya, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus Yayasan Perguruan 17 Agustus (YPTA) Surabaya.

Ketua YPTA Surabaya, Drs. Ec. Mangapul Silalahi, MM., menyambut baik kehadiran tim evaluasi KEMENRISTEKDIKTI. “Terimakasih saya ucapkan kepada tim dari Kemenristekdikti sehingga pada pagi hari ini kita diperkenankan untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan informasi rencana-rencana yang akan kita lakukan kedepan,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa dasar penggabungan ini merupakan hasil sosialisasi dari KEMENRISTEKDIKTI dan Kopertis 7 yang terselenggara pada tanggal 19 Oktober 2017 lalu. Sosialisasi tersebut menghasilkan anjuran bagi Badan Penyelenggara yang mempunyai satu kesatuan Pendidikan untuk menggabungkan satuan pendidikannya agar lebih mudah dan efisien.

Politeknik 17 Agustus 1945 Surabaya sendiri telah dibangun sejak 2011 dan membuka kelas workshop manufaktur. “Kami sangat menyambut baik karena memang mulai dari awal cikal bakalnya sangat mempersiapkan baik dari sarana prasarana, kurikulum, dosen, dan lain sebagainya. Dimulai sendiri sejak tahun 2011 hingga 2013, namun ijin formalnya pada tahun 2014. Pada tahun itu masyarakat membutuhkan pelatihan manufaktur, dan itu berhasil terselenggara selama 3 kali dan lulusannya diterima diluar negeri,” urainya.

Sedangkan saat ini, tambahnya, Politeknik 17 Agustus 1945 Surabaya sendiri memiliki 198 mahasiswa dengan 3 program studi; Teknik Manufaktur, Teknik Listrik Industri dan Teknologi Industri Pertanian. “Sejak tanggal 19 Oktober, kita sudah melaksanakan beberapa langkah dan sampai sekarang Politag sudah siap untuk siap disatukan dengan Untag Surabaya, sedangkan Untag Surabaya dengan terbuka menerima menjadi satu keluarga besar, Fakultas Vokasi,” terangnya.

Pria yang akrab disapa pak Sil itu berharap dengan bergabungnya Politag Surabaya menjadi Fakultas Vokasi mampu mendorong berbagai perbaikan kualitas program studi sehingga sesuai dengan akreditasi A Untag Surabaya. “Untag Surabaya pada 28 Desember kemarin sudah terakreditasi A, jadi saya berharap dengan penggabungan ini, Politag Surabaya bisa lebih maju dan kompetitif disemua bidang, terutama untuk memperbaiki status akreditasinya,” harapnya. (ua)

www.untag-sby.ac.id 

 

Komentar